Gratis HMP Perbankan Syariah Pasuruan lomba Onpasy

Pasuruan PSY STAI Shalahuddin

Himpunan Mahasiswa Podi (HMP) Perbankan Syariah Pasuruan akan mengelar Olimpiade Perbankan Syariah Nasional X OJK dengan tema ‘Penguatan perbankan Syariah untuk
mewujudkan masa depan keuangan yang sejahtera’ pendaftaran di buka pada (6-26/01/2023).

Babak Penyisihan dan Semi Final : 28 januari 2023

Babak Final Dan Seminar Internasional : 30 Januari 2023

Untuk Informasi Lebih Bisa Diakses dalam Link berikut :
Term Of Reference https://t.ly/Wi5H

Dan Untuk Pendaftaran Olimpiade Nasional Di link Berikut :
https://forms.gle/SmPFyuQvxWHm5VSJ9

Penghargaan:
Juara 1 : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Juara 2 : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Juara 3 : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Harapan 1 : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Harapan 2 : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat

Total Hadiah Jutaan Rupiah Gelombang 1 Free

Contact Person:
081230097629 (Silda Labibi)

Wassalamualaikum Wr.Wb

Abu Amar Bustomi Jelaskan Pentingnya Menulis Jurnal Terindeks Sinta

Kiri M Saiful Bakhri Kaprodi Perbankan Syariah STAI Shalahuddin, Tengah Rektor ITSNU STAIS Pasuruan, Kanan Abdusalam pemateri webinar karya tulis ilmiah. (Foto : Mokh Faisol)

Pasuruan PSY STAI Shalahuddin

Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan, Abu Amar Bustomi mengatakan, saat ini yang dibutuhkan oleh mahasiswa adalah karya tulis ilmiah yang terindeks Nasional. Hal itu diungkapkan pada saat seminar penulis jurnal ilmiah terindeks Nasional di gedung lantai 3 Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Ahad (30/12/2022).

“Jika kalian ingin menjadi dosen, maka harus rajin-rajin menulis jurnal. Karena jika tidak menulis karya ilmiah namanya bukan dosen, tetapi tenaga pengajar,” ujarnya.

Menurutnya, jika sudah menulis karya ilmiah harus terpublish di Science and Technology Index (Sinta), karena Sinta adalah plafon yang sudah di akui secara Nasional. Jurnal Sinta sendiri memiliki kriteria yang harus di penuhi ada Sinta satu, dua, tiga, hingga empat.

“Jika kita menulis jurnal, maka harus berbasis kajian bukan riset dan kita membutuhkan literasi untuk menulis jurnal tersebut. Zaman dahulu membuat jurnal harus ke perpustakaan satu dengan yang lainnya, dan itu membutuhkan waktu yang lama, bukan hanya mencari tetapi menulis,” ungkapnya.

Dijelaskan, saat ini membuat jurnal bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, karena ada google dan disertai aplikasi mendely, maka kalian para mahasiswa harus lebih aktif lagi dalam membuat karya ilmiah dikarenakan cara membuatnya cukup mudah.

“Perkembangan teknologi saat inisangat pesat, manfaatkanlah peluang dengan cara menulis karya tulis ilmiah,” terang rektor ITSNU STAIS Pasuruan tersebut.

Dirinya berharap, setelah kegiatan ini mahasiswa bisa mengetahui cara menulis karya ilmiah yang baik dan terindeks Nasional dan mempunyai jiwa semangat yang tinggi. “Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini tetapi ada tindak lanjutnya sehingga mahasiswa bisa menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik,” tutupnya.

IMAPSI

Merupakan suatu event yang dihadiri oleh para pengurus HMP tiap PTN PTS yang bertempat di Jogjakarta dengan UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumahnya, acara ini dilaksanakan pada 26-28 september 2021. Acara ini dihadiri oleh semua prodi perbankan syariah dari seluruh universitas di Indonesia baik itu PTS maupun PTN. Tujuan dari ikatan ini ialah terbinanya kekeluargaan mahasiswa perbankan syariah  se-indonesia dalam bentuk wadah komunikasi, interaksi dan perkembagan kualitas atas tanggung jawab moral, sosial dan keilmuan untuk memperjuangkan aspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

            Dalam pelaksanaan nya berlangsung dengan tertib dan sesuai apa yang ada didalam peraturan layaknya sebuah kongres yang berlangsung dengan aturan sidang yang proses berjalannya siding ada didalam naungan pimpinan siding.

Banyak sekali ilmu yang didapat dari kegiatan ini, salah satunya yaitu cara agar terciptanya pelaksanaan sidang yang  teratur bebas dari adanya kericuhan yang tak berarti. Selain itu, kita juga belajar bagaimana memanage suatu pernyataan yang akan digunakan untuk pembahasan didalam persidangan.