Lembaga Ekonomi Kampus Gelar Studi Banding di Pondok Pesantren Sunan Drajat

PSY, STAI Salahuddin

Lembaga Ekonomi Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar studi banding di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan beberapa hari yang lalu.

Direktur utama lembaga ekonomi STAI Salahuddin Pasuruan Saiful Bakhri mengatakan, perguruan tinggi STAI Salahuddin Pasuruan di tuntut PBNU untuk menjadi kampus mandiri artinya tidak bergantung kepada pemerintah dan mahasiswa.

“Kunjungan kami di sini adalah untuk menimbah ilmu kepada Pondok Pesantren Sunan Drajat agar bisa mendirikan badan usaha dan mengelola keuangan,” ujarnya, Senin (27/05/2024).

Perguruan tinggi STAI Salahuddin Pasuruan berdampingan langsung dengan PCNU Kabupaten Pasuruan yang mana menuntut untuk menjadi kampus mandiri.

“Posisi kampus kami sangat berdekatan dengan perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan dan mereka menuntut kami untuk mengembangkan ekonomi mandiri,” tambah Kaprodi Perbankan Syariah tersebut.

Menurutnya Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan pondok yang tepat untuk jadi acuan di STAI Salahuddin Pasuruan dalam hal kemandirian.

“Kami berharap bisa menimbah ilmu dan mengimplementasikan ilmu yang kami dapatkan dari sini,” harapannya.

Selain silaturahmi dalam acara tersebut juga ziarah makam Sunan Drajat, Syeh Maulana Ishaq dan sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Prof KH Abdul Ghofur.

Pengertian Investasi dan Jenis Jenisnya

Investasi adalah tindakan atau proses mengalokasikan sejumlah sumber daya, seperti uang, waktu, atau usaha, ke dalam suatu aset atau proyek dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Tujuan utama dari investasi adalah untuk menghasilkan imbal hasil atau pendapatan yang lebih besar dari jumlah sumber daya yang diinvestasikan. Investasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk aset, termasuk saham, obligasi, real estat, mata uang, komoditas, perusahaan startup, dan banyak lagi.

Menurut Reilly & Brown, investasi adalah kesediaan seseorang untuk mengalokasikan uang dalam nilai tertentu di masa sekarang guna memperoleh penerimaan di hari yang akan datang.

Investasi menurut Bodie, Kane dan Marcus adalah kesediaan seseorang mengalokasikan uang atau sumber daya berharganya saat ini dan menahannya hingga waktu yang ditentukan agar menerima keuntungan atau laba di kemudian hari.

Jenis Jenis Investasi

Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek berlangsung antara kurang dari satu tahun hingga tiga tahun saja.Sebagai contohnya, seorang pemuda berusia 25 tahun berniat untuk menikah tiga tahun ke depan. Maka dia membutuhkan dana segar untuk menyelenggarakan pesta pernikahan yang tidak murah.

Mengingat akan kebutuhan itu, maka pemuda tersebut disarankan untuk berinvestasi di instrumen rendah risiko dalam artian memiliki fluktuasi nilai yang stabil, likuiditas yang tinggi sehingga mudah dikonversikan dalam bentuk cash, serta bisa menghasilkan pendapatan tetap. Beberapa instrumen yang disarankan untuknya adalah deposito, reksadana pasar uang, atau surat utang negara jangka pendek.

Investasi Jangka Menengah

Ketika seseorang memiliki tujuan finansial antara 3 hingga 10 tahun, maka hal ini bisa disebut dengan investasi jangka menengah. 

Sebut saja, dalam lima tahun ke depan Bapak Budi harus mendaftarkan diri putranya ke sebuah universitas ternama di Jakarta. Maka Bapak Budi membutuhkan dana yang cukup besar untuk membayar uang pangkal serta semester I. 

Mengingat kebutuhan dananya di atas lima tahun, Bapak Budi bisa memilih instrumen dengan risiko sedikit lebih tinggi dari deposito, reksadana pasar uang, atau surat utang negara, dengan harapan memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi.

Investasi Jangka Panjang

Ketika tujuan investasinya di atas 10 tahun, maka investasi ini sudah masuk dalam kategori investasi jangka panjang.Tujuan-tujuan investasi itu bisa berupa biaya pendidikan anak, biaya penyelenggaraan pesta pernikahan anak, pembelian aset ke anak cucu, dan dana pensiun.

Semakin panjang periode investasi, makin fleksibel seseorang memilih instrumennya. Mereka bisa memilih instrumen dengan risiko rendah, moderat, tinggi, maupun instrumen yang tidak dapat dikonversi dengan cepat.

Perbankan Syariah Pasuruan Audiensi Bersama Pemkab Pasuruan

Psy, STAI Salahuddin Pasuruan

Perguruan tinggi se Pasuruan menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di Gedung Maslahat Kabupaten Pasuruan,Kamis (16/05/2024).

Kaprodi Perbankan Syariah Saiful Bahri mengatakan, banyak program Tri dharma Perguruan Tinggi yang seharusnya ditopang oleh pemerintah daerah tapi dalam pelaksanaannya berjalan sendiri sehingga hasilnya kurang maksimal.

“Untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi kolaborasi berkelanjutan yang harus dikawal betul oleh pemerintah daerah sekaligus perguruan tinggi,” tambahnya.

 bahwasanya audiensi dengan Pemkab Pasuruan merupakan ajang komunikasi dengan perguruan tinggi yang harus ditindak lanjuti dengan program yang berkesinambungan.

 “Jangan sampai program berhenti pada penandatanganan MoU setelah itu berjalan sendiri sendiri tetapi harus terus-menerus berkelanjutan dengan terus mengevaluasinya,” ujarnya.

Dosen dosen STAI Salahuddin Pasuruan tersebut berharap pada masa masa mendatang hubungan yang sudah baik antara Pemkab dengan perguruan tinggi bisa ditingkatkan lagi khususnya yang terkait dengan program pengabdian masyarakat.

“Kedepannya program program yang sifatnya pengabdian masyarakat bisa lebih di kolaborasikan kepada perguruan tinggi,” harapannya.

Sementara PJ Bupati Pasuruan Dr. H. Andrianto mengatakan, Pemkab Pasuruan sangat terbuka terhadap semua gagasan yang disampaikan masyarakat khususnya para sarjana dan akademisi. Bahkan kalau perlu diformat suatu model kolaborasi yang lebih permanen dan jangka panjang.

“Sekarang ini memang zamannya kolaborasi dan kita dari pemerintah daerah membutuhkan masukan para sarjana dan akademisi,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kolaborasi dan sinergis harus di lakukan khususnya dengan perguruan tinggi secara terus menerus agar sumber daya manusia di Kabupaten Pasuruan dapat meningkat.

“Pemkab Pasuruan sangat terbuka menerima masukan masukkan dari akademisi dan sarjana maka dari itu setelah kegiatan ini ada forum meningkatkan pendidikan,” imbuhnya.